TUTORIAL PACKET TRACER

Posted: Juli 3, 2011 in computer network
Tag:, ,

Cofigurasi Router Standar

Pertama saya akan menjelaskan tentang Packet Tracer. Packet Tracer adalah suatu tool yang di sediahkan oleh Cisco System Inc, untuk digunakan dalam Cisco Network Academy Program (CNAP). Tool ini sangat power full untuk membantu para siswa dalam prosess pembuatan/simulasi suatu jaringan topology yang akan di buat.

Packet Tracer memungkinkan usernya melakukan simulasi seolah-olah topology tersebut sudah diimplementasikan secara real dengan cisco device yang nyata. user juga dapat melihat apakah konfigurasi yang dilakukan pada switch, router, wireless ataupun PC benar adanya atau tidak. Packet Tracer tidak memuat semua device network secara keseluruhan, tool ini hanya di mungkinkan untuk topology jaringan berskala kecil-menengah saja.

Kita membuka tool Packet Tracer atau download Packet Tracer dahulu.

Langkah awal pada form Packet Tracer ;

Tampilan awal Packet Tracer

Langkah kedua, pada bagian kiri pojok bawah cari gambar router(bulat)/ctrl+alt+R,klik lalu sebelah kanan akan tampil pilihan router yang akan kita taro di form. Silakan pilih salah satu atau bisa tipe router 1841 dan taro di tengah form.

menempatkan router di form

Setelah itu, silakan masukan PC ke dalam form, disini pada end device/Ctrl+alt+E, lalu pilih PC-PT. kemudian sambungkan dengan menggunakan connection(ber-icon petir) lalu yang ber-icon petir kembali untuk automatically connection, sambungkan pada PC0 ke router dan PC1 ke router.

add PC0 & PC1

Memberi koneksi kabel Cross-Over

memberi label

Langkah selanjutnya, memberi label agar dapat diketahui alamat IP address PC dan gateway.

PC0 IP Address 192.168.3.2 Subnet Mask 255.255.255.0(Kelas C)

PC1 IP Address 192.168.5.2 Subnet Mask 255.255.255.0(Kelas C)

Pada Router 192.168.3.1 dan 192.168.5.1 sebagai gateway.

Lalu klik router pada form, lalu muncul;

setting router

pilih CLI untuk setting router.

akan muncul kotak kode setting router.

setting router

muncul pertanyaan;

Continue with configuration dialog?[yes/no]:  No

lalu enter, dan enter kembali;

ikuti perintah berikut.

Router> enable

Router#configurasi Terminal

Enter configurasi commands, one per line. End with CNTL/Z.

Router(config)# interface fastEthernet 0/0

Router(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no shutdown

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit

Router(config)#interface FastEthernet 0/1

Router(config-if)#ip address 192.168.5.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no shutdown

Router(config-if)#exit

Setelah melakukan penyettingan IP gateway pada Router silakan klik PC0.

Muncul tampilan kembali lalu pilih >Desktop>IP Configuration

silakan masukan IP address 192.168.3.2 dan gateway 192.168.3.1

dan pada PC1 masukan IP address 192.168.5.2 dan gateway 192.168.5.1

setting PC0

setting PC0

setting PC0

setting PC1

Sekarang kita telah selesai untuk menyeting router dan PC pada Packet Tracer, sekarang kita akan mencoba tes dari

  • PC0 ke router,
  • dari PC1 ke router, dan
  • dari PC0 ke PC1
caranya adalah dengan meng-klik gambar amplop tertutup dan arahkan ke PC0 lalu ke router, begitu pula dengan mengetes yang lainnya.

tes jaringan pada Packet Tracer

Setelah  kita memberikan jalur pada PC ke tujuan kita, maka kita tinggal melihat pada pojok kiri bawah terdapat tabel pengecekan scenario, jika kita berhasil maka last statusnya “successful”.

<<Selamat Mencoba>>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s